Sabtu, 01 November 2014

Peran Mahasiswa dalam Membangun Peradaban

Mahasiswa yang dalam perkembangannya merupakan salah satu pihak yang tentu paling banyak melakukan kontribusi perubahan bagi berkembangnya suatu negara, melalui pemikirannyalah ia akan selalu menjadi harapan peradaban yang tentu dicita-citakan ummat. Agent of change dan social of control adalah fungsi yang tak pernah lepas dari pundak dan perjuangan mahasiswa, sungguh menarik tatkala membahas mahasiswa sebagai salah satu pilar peradaban, yang kapasitasnya tentu memberikan pengaruh pada sejarah peradaban.
Namun semua citra mahasiswa tersebut tergusur oleh fakta mahasiswa dan mahasiswi di era ini, yang pada faktanya mereka lebih memilih diam dan apatis terhadap persoalan yang dihadapi umat hari ini, sungguh memprihatinkan tatkala perannya sebagai agen perubahan ia kuburi dalam kamus kehidupannya dan memilih hedonisme sebagai bagian aktivitasnya, dan pada akhirnya terjebak dalam permainan-permainan barat yang tentu menghasilkan budaya-budaya bernilai kufur, seperti pergaulan bebas, free sex, dll.
Di sisi lain, ada juga gambaran mahasiswa yang rela menggadaikan intelektualnya demi pragmatisme politik murahan, sehingga yang terjadi adalah retorika penuh tipu-tipu ramai di tengah jalan demi pesan politikus politikus kotor produk demokrasi sekuler.
Maka, sudah saatnya mahasiswa sadar bahwa di tengah-tengah kehidupan dunia saat ini ada sebuah simpul masalah besar yang membutuhkan perubahan hakiki melalui perjuangan peran mahasiswa dalam memainkan fungsi agen of change dan social of controlnya, yang semua itu dilakukan oleh intelektualnya sebagai mahasiswa muslim yang sadar dengan kerusakan yang ada, dan aqidah serta ideologinya menjadi penggerak untuk menegakkan ideologi Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar